Dumai: Kota Dumai merupakan kota dengan wilayah administrasi terluas kedua di Indonesia sesudah Kota Palangka Raya berdasarkan statusnya sebagai kotamadya.
Kota yang berada di pesisir timur Provinsi Riau yang berjarak lebih kurang 201 Km dari Kota Pekanbaru.
Terkait Kota Dumai, Selasa (24/12/2024) puluhan wartawan Bukittinggi mendatangi kota ini untuk mendapatkan penguatan dan literasi media. Hal tersebut dikemas dalam kegiatan studi komparatif yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukittinggi.
64 orang wartawan yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bukittinggi mendapatkan paparan dari Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Dumai.
Rombongan Dinas Kominfo Bukittinggi bersama puluhan wartawan disambut hangat Dinas Kominfo Statistik dan Persandian serta PWI Kota Dumai.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukittinggi Suryadi didampingi Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Ramon Arisa Putra mengatakan kegiatan studi komparatif ini untuk bertukar dan menambah informasi terkait program kerjasama media, sehingga dapat diketahui inovasi yang dimiliki Pemerintah Kota Dumai untuk meningkatkan nilai dan bentuk kerjasama dengan media massa.
Dikatakan, inovasi itu dapat dipelajari dan diadopsi oleh Pemerintah Kota Bukittinggi untuk menindaklanjuti kerjasama media massa.
"Sejak tiga tahun terakhir ini kami di Diskominfo Bukittinggi telah menjalin kerjasama dengan media, baik cetak, elektronik, dan siber. Bahkan, tahun ini kita telah bekerjasama dengan 75 media," ujarnya
Suryadi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bukittinggi di tahun 2024 ini telah mendapatkan penghargaan sebagai kota informatif terbaik di Sumatera Barat.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Dumai Khairil Adli didampingi Kabid IKP M Saddam menyebutkan Kota Dumai menjadi daerah pemekaran dari Kabupaten Bengkalis sejak tahun 1999. Pada tahun 2024 ini Pemerintah Kota Dumai telah mendulang prestasi menjadi pemerintah yang informatif.
"Kami mengupayakan agar pelayanan terhadap kebutuhan informasi diberikan dengan maksimal sesuai jenis informasi itu sendiri," jelasnya
Disebutkan, sejak tahun 2023 lalu pengajuan kerjasama media tidak dilakukan lagi secara manual, tetapi menggunakan aplikasi khusus sebagai inovasi dari Dinas Komunikasi Informatika Statistika dan Persandian Kota Dumai.
"Kita menjalin kerjasama media dengan sejumlah persyaratan serupa terdaftar di dewan pers, wartawannya telah UKW, dilihat juga jumlah kunjungan web atau traffic web-nya dan perusahaan medianya taat pajak. Persyaratan inilah yang nantinya menentukan besaran kontrak kerjasama yang dijalin dengan media bersangkutan. Nah, semakin berkompetensi dan kredibelitas media maka nilai kontrak tentu lebih besar," terangnya
Diketahui, 64 orang wartawan Bukittinggi mengikuti studi komparatif bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukittinggi selama 4 hari perjalanan ke Provinsi Riau dengan memilih dua daerah tujuan yakni Kota Pekanbaru (23/12/2024) dan Kota Dumai (24/12/2024).
Provinsi Riau bukan kali pertama menjadi pilihan Pemerintah Kota Bukittinggi untuk memfasilitasi studi komparatif/studi tiru/best study practice insan media.
Kegiatan ini juga memberikan penguatan untuk saling promosi dan publikasi potensi daerah untuk mendapatkan peningkatan ke arah yang lebih baik di massa mendatang. (LK/san)